Sebagai sekolah berbasis pondok pesantren, SMAI MQ mewajibkan seluruh santri untuk bermukim di asrama sepanjang masa pendidikan.
Pendidikan di SMAI MQ tidak berhenti di jam pelajaran kelas. Dengan tinggal di asrama, santri mendapatkan pembinaan akhlak, kedisiplinan waktu, dan penguatan ibadah secara konsisten setiap hari, di bawah pengawasan langsung musyrif (pembina asrama putra) dan musyrifah (pembina asrama putri).
Kebijakan wajib asrama berlaku bagi seluruh santri tanpa terkecuali, baik yang berasal dari dalam maupun luar Kabupaten Tasikmalaya, sejak hari pertama diterima sebagai santri SMAI MQ.